PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS SEJAK DINI

janessajaye.comBunda yang sedang gelisah, membicarakan masalah seks, ibarat simalakama, maju kena mundur kena. Jika tidak disampaikan langsung oleh orangtua secara benar, maka anak-anak akan mengetahuinya dari lingkungan sekitar, yang bisa jadi justru menyesatkan! Itulah pentingnya orangtua memberikan pemahaman sex education kepada putra putrinya sejak dini.

Bagaimana cara menyampaikan Sex Education bagi Anak?

Sebagai narasumber pertama dan utama, seyogyanya ayah-bunda mampu menyampaikan dengan cara yang bijak kepada Nanda…

Dimulai dari pengertian anggota tubuh yang terlihat, hingga ke bagian terpenting dari dirinya, yang harus dijaga dan dirawat dengan sungguh-sungguh. Jelaskan pula perbedaan mendasar lelaki dan perempuan (fisik dan non fisik), bagaimana menjaga pandangan dan cara berhubungan dengan lawan jenis, konsep mahrom (yang boleh dinikahi) , konsep aurat serta cara berpakaian yang benar (menutup aurat).

Tanamkan pula konsep pertahanan diri, termasuk jika ada orang selain ibunya, menyentuh bagian paling pribadi dari diri si anak. Biasakan anak sudah dapat mandi sendiri dengan bersih dan benar sedini mungkin, serta ajarkan mereka cara membersihkan kemaluannya (bagi anak laki, harus membersihkan qulubnya terutama yang belum sunat sedang bagi anak perempuan membersihkan vagina dari arah depan ke belakang).

Bunda, bagi Nanda yang menjelang baligh, ajarkan cara bersuci dan mandi hadast besar (sesudah mengalami mimpi basah ataupun seusai haidh). Terutama bagi anak perempuan, ajarkan pula bahwa pada saat haidh, penggunaan pembalut maksimal 6 jam, karena banyak kuman bersemayam, serta bagaimana cara membuang pembalut bekas pakai.

Tak lupa, beri pengertian kepada Nanda, bahwa ada tiga waktu mereka harus meminta ijin memasuki kamar orangtuanya, yaitu sebelum shalat fajar, saat tidur siang dan setelah sholat isya, serta pisahkanlah tempat tidur mereka ketika memasuki usia 10 tahun.

Jika Nanda mulai bertanya tentang darimana adik berasal, Bunda dapat menjelaskannya melalui video yang diungguh di youtube atau melalui gambar-gambar tentang proses terjadinya individu baru (mulai dari pertemuan sperma dengan ovum, hingga lahirnya seorang anak ke dunia). Sampaikan bagaimana Allah memberikan kecerdasan kepada sperma untuk menemui sel telur, kemudian bagaimana sperma yang terkuat dan terpilihlah yang mampu menembus sel telur serta bagaimana sperma melepaskan ekor dan katubnya hingga kemudian meleburkan kromosomnya dengan kromosom ┬ásel telur hingga kemudian dimulailah proses pembelahan sel (2, 4, 16, 32, 64, dst…)

Terakhir, untuk Nanda yang sudah memasuki usia baligh, Bunda dapat menekankan akibat jika mereka melanggar larangan Allah dan mendekati zina (menanamkan sedikit rasa takut lebih baik, daripada mereka penasaran yang berkepanjangan)

=========================

Bunda, yakinlah dapat melakukan itu semua… Tak lupa libatkan ayah tentunya, untuk menjelaskan makna mimpi basah yang sesungguhnya…

Mari bicarakan ke Nanda pemahaman seks yang sehat dan benar, sesuai tuntunan Allah dan RasulNya…

Iklan

Bijaklah Bunda…

Bunda yang bijak…

Ada saatnya Nanda melakukan protes atas pilihan yang telah ayah-bunda tetapkan bagi dirinya. Bijaklah dalam menanggapi protesnya itu. Jangan bersikap reaktif berlebihan, yang akan berakibat fatal bagi kehidupannya kelak.

Bunda, belum tentu Nanda protes atas pilihan ayah-bunda. Bisa jadi, Nanda protes karena tidak diajak bicara mengenai pilihan tersebut, sehingga ia merasa terpaksa menerimanya. Bisa jadi juga, Nanda protes┬ákarena kurang berkenan dengan ┬ácara ayah-bunda┬ámenyampaikan menyampaikan┬ápilihan tersebut. Bisa jadi juga, saat itu perasaan Nanda sedang tidak bagus (bad mood). ┬áTernyata banyak faktor penyebabnya ya Bunda…

Bagaimanapun, anak mempunyai pemikiran sendiri dan ayah-bunda harus ingat hal itu. Anak hanya ingin diajak bicara dan dijelaskan alasan atas pemilihan tersebut, disamping tentunya mereka tetap mempunyai hak untuk menyampaikan pendapatnya.

Jika Nanda telah memasuki usia baligh (dapat menentukan baik dan buruknya sebuah pilihan), maka bebaskanlah dia  untuk mengambil keputusan serta bertanggungjawab atas pilihannya tersebut.

Tugas ayah-bunda, hanyalah memberikan sebanyak mungkin informasi & konsekwensi dari setiap pilihan yang akan diambil oleh Nanda. Selanjutnya, serahkan pada mereka untuk menentukan pilihannya dan tugas kita hanya sebagai fasilitator & pemantau jika ternyata Nanda mengalami kesulitan yang akhirnya tak mampu diatasinya…

=========

*sekedar inspirasi tuk para bunda

Semua berawal darimu, Bunda….

abufahri.wordpress.com

Semua berawal darimu, Bunda!

Saat dirimu menentukan calon ayah bagi anak-anakmu kelak, pernahkah terpikir sosok ayah ideal yang Bunda impikan? Ataukah dirimu hanya terhanyut oleh cinta buta semata?

Bunda, bibit yang baik tentunya berasal dari benih yang baik. Bibit yang baik akan tumbuh dan berkembang di lahan yang baik. Bunda laksana ladang. Maka, persiapkanlah dirimu menjadi ladang yang baik, bagi benih yang baik.

Sebagaimana Allah swt telah menetapkan bahwa lelaki yang baik disediakan hanya untuk wanita baik-baik (qs. an nuur:26)

Jika Bunda terlanjur memilih ayah yang dirasa kurang baik, introspeksilah diri dan berusahalah untuk menjadi yang terbaik. Insya Allah, keadaan kan membaik…

*sekedar inspirasi tuk para bunda